1. A. Muis Ismail, Mengenal Muhammad Basioeni Imran (Pontianak: FISIP UNTAN, 1993).
2. A. Suriyaman Mustari Pide, Hukum Adat Dahulu, Kini, dan Akan Datang (Jakarta: Prenada Media, 2017).
3. Abd Rachman Abror, Pantun Melayu, Titik Temu Islam dan Budaya Lokal Nusantara (Yogyakarta: LKIS PELANGI AKSARA, 2009).
4. Abd Rochim Al-Audah, Pemikiran Politik Syekh Al-Banjari (1710-1812): Dalam Pembinaan Politik Hukum (Banjarmasin: Lekkas, 2021).
5. Ahmad. "Peradilan Agama di Indonesia." YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, vol/2 (2015): 311-339.
6. Alex Subur, Filsafat Komunikasi “Tradisi dan Metodologi” (Jakarta: PT Remaja RosdaKarya, 2016).
7. Ansar Rahman dkk, Kabupaten Sambas-Sejarah Kesultanan dan Pemerintah Daerah (Pontianak: Taurus-Semar Karya, 2001).
8. Aslan et al., "Dinamika Keagamaan Masyarakat Perbatasan Paloh Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat." Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, vol. 22/1 (2020): 90-101.
9. Babun Suharto, Moderasi Beragama; Dari Indonesia Untuk Dunia (Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara, 2021).
10. Beti Yanuri Posha. et al., "Peran Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin di Kesultanan Sambas 1931-1943 Dalam Bidang Revitalisasi Lembaga Peradilan Agama." Jurnal Diskursus Islam, vol. 6/1 (2018): 175-200.
11. Didik M. Nur Haris and Rahimin Affandi Abd Rahim. "Pemikiran Keagamaan Muhammad Basuni Imran." Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, vol. 16/2 (2017): 161-185.
12. Didik M. Nurharis, "Akar Tradisimoderasi Hukumislam (Suatu Tinjauan sejarah Ulama Kalimantan Barat)" ICRHD: Journal of Internantional Conference on Religion, Humanity and Development, vol. 1/1. (2020): 1-20
13. Dwi Surya Atmaja, A potrait of Chinese diaspora in Cidayu area: dinamika persepsi dan argumentasi antar etnis (Pontianak: IAIN Pontianak Press, 2019).
14. Ecep Nurjamal, Teknis Beracara Di Pengadilan Agama (Jawa Barat: EDU PUBLISHER, 2020).
15. Eliza and Hudaidah. "Proses Islamisasi dan Perkembangan Islam di Kesultanan Banjarmasin." HEURISTIK: Jurnal Pendidikan Sejarah, vol. 1/2 (2021): 54-62.
16. Erwin Mahrus, Falsafah dan Gerakan Pendidikan Islam Maharaja Imam Sambas Muhammad Basioeni Imran (1885-1976) (Pontianak: STAIN Pontianak Press. 2007).
17. Erwin Mahrus. Membangun Pendidikan: Gagasan Pendidikan Maharaja Imam Sambas Basiuni Imran 1885-1976. (Pontianak: Yayasan Luhur Nusantara, 2003).
18. Fajrul Falaakh, "Peradilan Agama dan Perubahan Tatahukum Indonesia." UNISIA, vol. 16/1 (2016): 21-26.
19. Fauzan. Pokok-Pokok Hukum Acara Perdata Peradilan Agama dan Mahkamah Syar'iah di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2016).
20. Gusti Mahyudin Ardhi, Muhammad Basioeni Imran 1883-1976, Maharaja Imam Kerajaan Sambas, Rekonstruksi Pemikiran Keagaman dan Politik Kenegaraan. Makalah Seminar Pusat Sejarah Brunei, 2001.
21. H. S. Suhaedi, "Etnis Banten di Negeri Borneo." Kawalu: Journal of Local Culture, vol. 6/2 (2021): 25-52.
22. HA Basiq Djalil, Peradilan Agama di Indonesia (Jakarta: Prenada Media, 2010).
23. Haji Awg bin Haji Mail Asbol, "Institusi Wazir, Ceteria dan Menteri pada Abad ke-19: Struktur dan Kuasa Elite dalam Pentadbiran di Kesultanan Melayu Brunei." SOSIOHUMANIKA, vol. 1/1 (2008).
24. Hifza, Muhammad Suhardi, Aslan and Silvia Ekasari. "Kepemimpinan Pendidikan Islam Dalam Perspektif Interdisipliner." NidhomulHaq: Jurnal ManajemenPendidikan Islam, vol 5/1 (2020): 46-61.
25. Jaelani, Duski Ibrahim, and Endang Rochmiatun. "Pedagang Melayu di Kesultanan Sambas 1819-1942: Terbangunnya Perdagangan, Relasi dan Jaringan." Medina-Te: Jurnal Studi Islam, vol. 15/2 (2019): 154-171
26. Jalaluddin Rakhmat, Islam alternative (Jakarta: Mizan Publishing, 2021).
27. Jamali Sahrodi, Metodologi Studi Islam (Menelusuri jejak Hoistoris Kajian Islam ala Sarjana Orientalis) (Bandung: Pustaka Setia, 2007).
28. James T. Collins, Bahasa Melayu bahasa dunia: Sejarah singkat (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005).
29. Johan Septian Putra, Brunei Darussalam dan Falsafah Melayu Islam Beraja (Yogyakarta: Guepedia, 2021).
30. Khoiriyah, Memahami Metodologi Studi Islam: Suatukonsep tentang selukbeluk Pemahaman Ajaran Islam, studi Islam dan isu-isu Kontemporer dalam studiIslam (Yogyakarta: Teras, 2013).
31. Machrus Effendy, Riwayat Hidup dan Perjuangan Maharaja Imam Sambas (Jakarta: Dian Kemilau, 1995).
32. Martasudjita dan Emanuel Pranawa Dhatu. Sumbangan Teologi Sukacita Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Semakin Bermartabat (Yogyakarta: Sanata Dharma University Press, 2021).
33. Mohammad Syawaludin and Mohammad Sirajudin Fikri, Tradisi Politik Melayu; Analisis Pengangkatan dan Pergantian Kekuasaan di Kesultanan Palembang (Palembang: Rafah Press, 2019).
34. Muchtar, Henni and Muhammad Prima Ersya. "Fungsionalisasi Undang-Undang Darurat, Nomor 1 tahun 1951 sebagai Suplementasi dari Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia." Nagari Law Review, vol. 3/1 (2019): 78-88.
35. Muhammad Basiuni Imran, Cahaya Suluh, Pada Mendirikan Jumat Kurang Daripada Empat Puluh, (Singapura: Matba’at al-Ikhwan, 1920).
36. Muhammad Basiuni Imran, Tadhkir, Sabil al-Najat fi Tarki al-Salah (Jalan Kelepasan pada Mengingati Orang yang Meninggalkan Sembahyang), (Singapura: al-Matba‘ah alAhmadiyyah, 1931).
37. Muhammsad Basiuni Imran, al-Jana’iz. (Tasikmalaya: Percetakan Galunggung, 1945).
38. Muhammad Basiuni Imran, Husn al-Jawāb ‘an Ithbāt al-Ahillah bi al-Hisāb, (Penang: Maktabat alZainiyah, 1938).
39. Muhamad Murtadlo, "Masjid Kraton Sambas dalam Konstelasi Pembaharuan Islam di Kalimantan Barat." Jurnal Lektur Keagamaan, vol 12/1 (2014): 207-234.
40. Muhamad Suhardi, et al., "Perubahan kurikulum lembaga pendidikan Islam di Sambas pada masa Kesultanan Sambas." Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, vol 9/1 (2020): 34-48.
41. Muhammad Rahmatullah, Pemikiran Fikih Maharaja Imam Kerajaan Sambas Basiuni Imran (1885-1976) (Pontianak: Bulan Sabit Press, 2003).
42. Nadirsah Hawari, "Tahaluf Siyasi Dalam Praktik Politik Partai Islam di Indonesia." MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, vol. 43/2 (2019): 222-238.
43. Nasrullah. "Pembaruan Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Basiuni Imran (1906-1976 M)." Jurnal Diskursus Islam, vol. 6/1 (2018): 135-155.
44. Norahida Mohamed, "[Muhammad Basiuni Imran: His Role in Propagating The Superiority of Islam in Sambas, West Kalimantan] Muhammad Basiuni Imran: Peranannya dalam Menegakkan Syiar Islam di Sambas, Kalimantan Barat." Jurnal Islam dan Masyarakat Kontemporari, vol. 22/1 (2021): 83-97.
45. Pabali Musa, Muhammad Basioeni Imran (1883-1976); Rekonstruksi Pemikiran Maharaja Imam Kesultanan Sambas Kalimantan Barat (Jakarta: IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 1999).
46. Pabali Musa, Muhammad Basiuni Imran, Karya Tulis dan Pemikirannya (Jakarta: IAN Syarif Hidayatullah, 2002).
47. Reza Akbar, "Karakteristik Masyarakat Muslim Kota Sambas Dalam Menentukan Arah Kiblat Untuk Pelaksanaan Salat Di Rumah." Sosial Budaya, vol. 16/1 (2019): 37-48.
48. Risa, Ahmad M. Sewang, Syamsudduha, and Hasaruddin, "Bureaucracy of The Sambas Sultanate During The Dutch Colonial Period (1818-1942)." Jurnal Adabiyah, vol. 20/1 (2020): 69-91.
49. Risa, Ahmad M. Sewang, Syamsudduha, and Hasaruddin, Perkembangan Islam di Kesultanan Sambas: Kajian Atas Lembaga Keislaman pad Masa Pemerintahan Sultan Muhammad Syafiuddin II 1886-1922 (Yogyakarta; Penerbit Ombak, 2015).
50. Suharno, Pendidikan Multikulturisme Konsep, Tata Kelola, dan Praktik Penyelesaian Konflik Multikultural (Cirebon: Penerbit Insania, 2021).
51. Sulaikin Lubis, Hukum Acara Perdata Peradilan Agama di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2018).
52. Sumanto Al-Qutuby, Tedi Kholiludin, and Abdus Salam. E-book-agama Dan Budaya Nusantara Pasca Islamisasi (Semarang: Elsa Press, 2020).
53. Sunandar dkk, Sejarah Desa Penakalan Asal-Usul Perkembangan Sosial, Ekonomi dan Budaya (Pontianak: Derawati Press, 2020).
54. Sunandar, Resonansi Maharaja Imam Muhammad Basiuni Imran (1885-1976) Di Sambas. Medina-Te: Jurnal Studi Islam, vol. 15/1 (2019): 75-91.
55. Supiana, Metodologi Studi Islam (Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam Depag RI, 2009).
56. Suwardi Mohammad Samin, "Kerajaan dan Kesultanan Dunia Melayu: Kasus Sumatera dan Semenanjung Malaysia." Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, vol. 4/1 (2015): 62-83.
57. Syarif. Metode dan Pendekatan. Corak Pemikiran Islam Borneo (Studi Pemikiran Tokoh Muslim Kalimantan Barat Tahun 1990-2000) (Pontianak: PIU, 2017).
58. Thoriq, "Perkembangan Pendidikan Formal Di Sambas Pada Masa Pemerintahan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Tsafiuddin (1931-1943)." MASA: Journal of History, vol. 1/1 (2019): 43-52
59. Wendi Parwanto, "Struktur Epistemologi Naskah Tafsir Surat Al-Fatihah Karya Muhammad Basiuni Imran Sambas, Kalimantan Barat." Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir, vol. 4/1 (Juni 2019): 143-163.
60. Wendi Parwanto, "Konstruksi dan Tipologi Pemikiran Muhammad Basiuni Imran (1885-1976) Sambas, Kalimantan Barat dalam Literatur Tafsir." Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, vol. 21/1 (2019): 61-78.
61. Yesi Safitri and Henny Yusnita. "Pendidikan Islam Di Kesultanan Sambas Awal Abad XX." Jurnal SAMBAS: (Studi Agama, Masyarakat, Budaya, Adat, Sejarah) Journal of Religious, Community, Culture, Costume, History Studies, vol. 3/1 (2020): 73-94.