Abstrak : Berikutan pertumbuhan pesat teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan, bidang tugas guru semakin mencabar. Justeru, guru semakin tertekan dengan bebanan kerja yang terlampau dan seterusnya mengalami burnout. Kertas ini membincangkan tentang hubungan antara kecerdasan emosi dan burnout guru. Objektif kajian ini adalah untuk mengenalpasti tahap burnout serta kecerdasan emosi dalam kalangan guru dan seterusnya mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dan burnout di kalangan guru. Satu kajian telah dijalankan ke atas 297 orang guru sekolah rendah dalam daerah Tanah Merah, Kelantan. Pemilihan sampel adalah secara rawak. Bagi mencapai objektif kajian, pengkaji telah menggunakan instrumen Inventori Burnout Maslach (MBI) bagi mengukur tahap burnout guru dan Skala Kecerdasan Emosi Goleman bagi mengukur kecerdasan emosi guru. Seterusnya, data dianalisis menggunakan SPSS Versi 23. Dapatan kajian mendapati hubungan antara burnout dengan kepenatan emosi (r = -0.229, p < 0.01); depersonalisasi (r = -0.321, p < 0.01) dan pencapaian peribadi (r = -0.343, p < 0.01) adalah hubungan negatif yang signifikan. Ini menunjukkan bahawa guru yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi memiliki tahap burnout yang rendah. Kajian ini menyokong bahawa kecerdasan emosi merupakan faktor yang dapat membantu mengatasi masalah burnout yang dialami oleh guru-guru. Adalah diharapkan dengan hasil kajian ini dapat memberi idea kepada pihak atasan bagi menjalankan program yang bersesuaian bagi meningkatkan kecerdasan emosi guru-guru di Malaysia khususnya.
Kata kunci: Kecerdasan emosi (EQ), burnout guru, Inventori Burnout Maslach (MBI), Skala Kecerdasan Emosi Goleman, Statistical Package For Social Sciences (SPSS) versi 23.
Abstract : Due to the growth and development of the technology, the teachers' field of work has become increasingly challenging. As the result, the teachers are increasingly overwhelmed by the burden of work and subsequently faced burnout. This paper discusses the relationship between emotional intelligence and teacher burnout. The objective of this study was to identify burnout levels and emotional intelligence among teachers and to further understand the relationship between emotional intelligence and burnout among teachers. A study was conducted on 297 primary school teachers in Tanah Merah district in Kelantan. The sample selection is randomly chosen. To achieve the research objectives, the researcher used the Burnout Maslach Inventory instrument (MBI) to measure teacher burnout levels and Goleman Emotional Intelligence Scale to measure teacher emotional intelligence. Next, data were analyzed using SPSS Version 23. The findings showed the relationship between burnout and emotional fatigue (r = -0.229, p < 0.01); personalization (r = -0.321, p < 0.01) and personal achievement (, p < 0.01) is a significant negative relationship. Hence, it shows that teachers with high emotional intelligence have low burnout levels. This study supports that emotional intelligence is a factor that can help solve the burnout problems experienced by teachers. It is hoped that the results of this study will give the superiors an idea to run appropriate programs to enhance the emotional intelligence of teachers in Malaysia in particular.
Keywords: Emotional intelligence (EQ), teacher burnout, Burnout Maslach Inventory (MBI), Goleman Emotional Intelligence Scale, Statistical Package For Social Sciences (SPSS) version 23.