Krisis kewangan dan tindakan balas pelajar: Berakhirnya pemerintahan orde baru
List of Authors
  • Azhar Ahmad

Keyword
  • Suharto, krisis kewangan, gerakan reformasi, Orde Baru, Indonesia

Abstract
  • Pada tahun 1997, Indonesia dan negara lain di rantau Asia Tenggara diserang oleh krisis kewangan yang menyebabkan kesusahan rakyat. Akibatnya, pelajar bangkit mengadakan demonstrasi di merata-rata tempat membantah penyelewengan pemerintahan Suharto dan regimnya. Mereka mendesak Suharto meletakkan jawatan bagi memulihkan kembali kegawatan ekonomi Indonesia. Tekanan pelajar bersama dengan kebangkitan rakyat berakhir apabila Suharto meletakkan jawatannya pada 21 Mei 1998. Jatuhnya Suharto menandakan tamatnya kekuasaan Orde Baru yang autoritarian dan sentralistik digantikan dengan kemunculan Orde Reformasi yang demokratik. Artikel ini menilai tindakan regim untuk mengatasi kegawatan ekonomi yang berlaku dan maklum balas pelajar dalam menghadapi hegemoni Suharto sehingga jatuhnya regim Order Baru pada tahun 1998. Selain itu, artikel ini juga menilai impak krisis kewangan terhadap politik Indonesia.

Reference
  • 1. Akbar Tandjung. 2007. The Golkar way: survival partai Golkar di tengah turbulensi politik era transisi. Jakarta: Gramedpoliticalpolitikia Pustaka Utama.
    2. Arbi Sanit. 1999. Pergolakan melawan kekuasaan: gerakan mahasiswa antara aksi moral dan politik. Yogyakarta: Insist Press dan Pustaka Pelajar.
    3. Aspinall, E. 1999. The Indonesian student uprising of 1998. Dlm. Arief Budiman, Barbara Hatley & Damien Kingsbury (pnyt.). Reformasi: crisis and change in Indonesia, hlm. 26-44. Clayton: Monash Asian Institute.
    4. Aspinall, E. 2005. Opposing Suharto: compromise, resistance, and regime change in Indonesia. Stanford, California: Stanford University Press.
    5. Bertrand, J. 2004. Nationalism and ethnic conflict in Indonesia. Cambridge: Cambridge University Press.
    6. Denny, J.A. 2006. Democratization from below: protest events and regime change in Indonesia 1997-1998. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
    7. Diro Aritonang. 1999. Runtuhnya rezim daripada Soeharto: rekaman perjuangan mahasiswa Indonesia 1998. Bandung: Pustaka Hidayah.
    8. Ecip, S.S. 1998. Kronologi situasi penggulingan Soeharto: reportase jurnalistik 72 jam yang menengangkan. Bandung: Mizan.
    9. Grenville, S. 2004. The IMF and the Indonesian crisis. Bulletin of Indonesian Economic Studies 40(1): 77-94.
    10. Hadikoemoro, S. 1999. Tragedi Trisakti 12 Mei 1998. Jakarta: Universitas Trisakti.
    11. Hadiz, V.R. 2005. Dinamika kekuasaan: ekonomi politik Indonesia pasca-Soeharto. Jakarta: LP3ES.
    12. Hariman Siregar. 2003. Gerakan mahasiswa: pilar ke-5 demokrasi. Jakarta: Teplok Press.
    13. Hefner, R.W. 2000. Civil Islam: Muslims and Democratization in Indonesia. Princeton: Princeton University Press.
    14. Heryanto, A. 2004. Intelektual publik, media, dan demokratisasi: politik budaya kelas-menengah di Indonesia. Dlm. Ariel Heryanto & Sumit K. Mandal (pnyt.). Menggugat otoriterisme di Asia Tenggara: perbandingan dan pertautan antara Indonesia dan Malaysia, hlm. 47-116. Terj. Budiawan. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
    15. Honna, J. 2003. Military politics and democratization in Indonesia. London and New York: Routledge.
    16. Kingsbury, D. 2003. Power politics and the Indonesian military. London: RoutledgeCurzon.
    17. Kraince, R.G. 2003. The role of Islamic student activist in divergent movements for reform during Indonesia’s transition from authoritarian rule 1998-2001. Tesis Ph.D. Ohio University.
    18. Mamahit, D.S. 1998. Indonesia: the economic crisis 1997-1998. Monterey, Ca.: Naval Postgraduate School.
    19. Mann, R. 1998. Economic crisis in Indonesia: the full story. Toronto: Gateway Books.
    20. McBeth, J. 1997. Suharto’s test. Far Eastern Economic Review. 20 November: 21-22.
    21. Prasetyantoko, A. & Indriyo, W.I. 2001. Gerakan mahasiswa dan demokrasi di Indonesia. Jakarta: Yayasan Hak Asasi Manusia, Demokrasi dan Supremasi Hukum.
    22. Purdey, J. 2006. Anti-Chinese violence in Indonesia, 1996-1999. Honolulu: University of Hawaii Press.
    23. Ramadhan, A.P. 2012. Decentralization and Public Officials in Indonesia. Saabrucken: LAP LAMBERT Academic Publishing.
    24. Vatikiotis, M.R.J. 1998. Indonesia politics under Suharto: the rise and fall of the New Order. Third edition. New York: Routledge.
    25. Widjojo, M.S. & Noorsalim, M. 2004. Bahasa negara versus bahasa gerakan mahasiswa: kajian atas teks-teks pidato Presiden Soeharto dan selebaran gerakan mahasiswa. Jakarta: LIPI Press.
    26. Yunanto, S.E. 1998. Mendobrak otoritarianisme Orde Baru di medan mahasiswa. Analisis CSIS 27(4): 378-395.
    27. Zamroni, A. & Andin, M. 1998. Pahlawan reformasi: catatan peristiwa 12 Mei 1998. Jakarta: Pabelan Jayakarta.
    28. Zubir, Z. 2002. Radikalisme kaum pinggiran: studi tentang ideology, isu, strategi, dan dampak gerakan. Yogyakarta: Insist Press.