1. Abelio, N., & Junaidi, A. (2021). Interaksi sosial etnis Tionghoa dengan etnis Dayak di Kota Pontianak. Koneksi, 5(1), 175-181. https://doi.org/10.24912/kn.v5i1.10227
2. Ardianti, D. (2017). Pola Komunikasi Antarbudaya Pedagang Etnis Cina dan Sunda di Kota Bandung (Studi Kasus di Pasar Baru Trade Center, Bandung). Jurnal Retorika, 9, 11-30.
3. Bambang, U. (2009). Geografi membuka cakrawala dunia. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
4. Cresswell, J. W. & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
5. BPKP. (2007). Akuntabilitas instansi pemerintah. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP.
6. Dewi, L. O. (2018). Strategi komunikasi interpersonal dan pengelolaan konflik untuk menjaga dinamika komunikasi dalam komunitas k-pop dance cover Light Galaxy Entertainment Semarang agar tetap eksis. Interaksi Online. 6(4), 632-643.
7. Dianto, I. (2019). Hambatan komunikasi antar budaya (menarik diri, prasangka sosial dan etnosentrisme). Hikmah, 13(2),185-204. https://doi.org/10.24952/hik.v13i2.1847
8. Effendy, O. U. (2002). Ilmu komunikasi teori dan praktek. PT. Remaja Rosdakarya. Jenny & Rianto. (2021). Potensi pengembangan kawasan Pecinan Glodok Petak Sembilan sebagai pariwisata budaya Tionghoa di Jakarta. Jurnal Hospitality dan Pariwisata , 7(5), 44-57.
9. Kotler, P., & Amstrong, G. (2016). Prinsip-prinsip pemasaran.
10. Erlangga. Liliweri, A. (2013). Dasar-dasar komunikasi antarbudaya. Pustaka Pelajar Offset.
11. Mulyana, D. (2007). Ilmu komunikasi suatu pengantar. PT. Remaja Rosdakarya.
12. Musaddiq, N., & Anisah, N. (2019). Stereotip masyarakat lokal Aceh terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 4(4), 1-12.
13. Ridaryanthi, M. (2019). The role of social media in adaptation process: A case study on Indonesian Migrant Workers in Malaysia. Book Chapters of the 1st Jakarta International Conference on Social Sciences and Humanities (JICoSSH), 2, 237-246. https://doi.org/10.33822/jicossh.v2i1.17
14. Ridaryanthi, M. (2021). Komunikasi dalam adaptasi antara budaya tenaga kerja Indoensia di Malaysia. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities, 6(4), 21- 36. https://doi.org/10.47405/mjssh.v6i4.743
15. Shella, S. & Sari, W. P. (2019). Komunikasi bisnis dalam usaha keluarga etnis Tionghoa. Prologia, 3(1), 261- 266. https://doi.org/10.24912/pr.v3i1.6249
16. Suheri, S. (2019). Akomodasi komunikasi. Jurnal Network Media, 2(1), 40-48. https://doi.org/10.46576/jnm.v2i1.447
17. Sumiati, D. (2017). Intercultural communication based on local wisdom that made the people of Bali reject Sharia Tourism. Asian Journal of Media and communication, 1(2), 137-146. https://doi.org/10.20885/asjmc.vol1.iss2.art4